sport.progres.id/ – Austria memulai kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan setelah menundukkan debutan Jordan 3-1 dalam pertandingan Grup J yang berlangsung di Levi’s Stadium, Santa Clara, Selasa waktu setempat.
Laga ini mempertemukan dua tim dengan latar belakang berbeda. Austria kembali tampil di Piala Dunia setelah absen sejak 1998, sementara Jordan menjalani pertandingan pertama mereka sepanjang sejarah turnamen.
Austria yang lebih diunggulkan berhasil mengamankan tiga poin penting, meski sempat mendapat perlawanan sengit dari Jordan yang saat ini menempati peringkat ke-67 dunia.
Tim Eropa tersebut membuka keunggulan lebih dulu melalui gol spektakuler Romano Schmid. Gelandang Austria itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau penjaga gawang Jordan dan menjadi gol pertama Austria di putaran final Piala Dunia dalam 28 tahun terakhir.
Jordan merespons pada awal babak kedua. Melalui serangan balik cepat, Ali Olwan memperlihatkan kemampuan individunya dengan melewati sejumlah pemain bertahan Austria sebelum menaklukkan kiper lawan. Gol tersebut menjadi gol pertama Jordan sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
Pertandingan semakin menarik memasuki pertengahan babak kedua ketika Austria sempat mengira telah kembali unggul. Marko Arnautovic berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan kemelut hasil sepak pojok.
Namun kegembiraan Austria tidak berlangsung lama. Setelah meninjau tayangan VAR, wasit membatalkan gol tersebut karena Stefan Posch dinilai melakukan handball dalam proses terjadinya gol.
Keputusan itu memicu protes dari kubu Austria. Meski demikian, mereka akhirnya berhasil mendapatkan kembali keunggulan beberapa menit kemudian.
Berawal dari situasi sepak pojok lainnya, bek Jordan Yazan Al-Arab secara tidak sengaja menyundul bola ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut membuat Austria kembali memimpin 2-1 dan menjadi gol bunuh diri kelima yang tercipta di Piala Dunia 2026 sejauh ini.
Tensi pertandingan meningkat setelah gol tersebut. Beberapa pemain dari kedua tim terlibat adu argumen sehingga wasit harus turun tangan untuk meredakan situasi. Gelandang Austria Marcel Sabitzer menjadi salah satu pemain yang menerima kartu kuning akibat insiden tersebut.
Austria akhirnya memastikan kemenangan pada masa injury time. Kali ini VAR kembali menjadi pusat perhatian setelah wasit menemukan pelanggaran handball yang menguntungkan Austria di dalam kotak penalti Jordan.
Arnautovic yang sebelumnya sempat melihat golnya dianulir tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Penyerang veteran itu sukses mengeksekusi penalti dan mengubah skor menjadi 3-1.
Hasil ini menempatkan Austria dalam posisi yang cukup baik di Grup J yang juga dihuni Argentina dan Aljazair. Sementara Jordan harus segera bangkit jika ingin menjaga peluang lolos ke babak berikutnya dalam debut bersejarah mereka di Piala Dunia.
